Komunitas Yahudi Di Malaysia

Tidak banyak yang tahu bahwa kaum Yahudi, selain Indonesia, juga merambah di Malaysia, Adanya tempat pemakaman Yahudi, di Penang, membuktikan adanya keberadaan komunitas Yahudi di Malaysia hingga saat ini, terutama di kota besar, Kuala Lumpur. Meski minoritas, mereka membentuk komunitas tersendiri.

Andrew Harris (Australia Yahudi), penulis dan fotografer independen, mewawancarai seorang pengusaha Yahudi yang tinggal di Kuala Lumpur. Dalam wawancaranya, dengan pemilik Chabad Home Malaysia Gary Braut, Andrew menanyakan beberapa pertanyaan tentang kehidupan mereka sebagai orang-orang Yahudi di Malaysia. Gary Braut mengungkapkan bahwa dirinya sudah beberapa kali bertemu dengan Dr Mahathir. Satu hal yang sangat menarik untuk diperhatikan menurut pengakuan Dr Braut. Dr. Mahathir, selama menjadi Perdana Menteri adalah mengizinkan siswa dari Israel untuk mengunjungi dan bertemu dengan mahasiswa di Malaysia. Saat itu, Perdana Menteri Israel Yitzak Rabin mengunjungi Malaysia. Kunjungan berlangsung dari tanggal 3-16 Maret 1997 dan disertai 16 orang Israel dan perempuan muda. Delegasi siswa dari sekolah tinggi di Israel, mengunjungi dua sekolah di Kuala Lumpur. Delegasi juga mengadakan pertemuan dengan Menteri Pendidikan dan beberapa pejabat pemerintah Malaysia.

Beberapa hari kemudian, tim kriket Israel datang ke pertandingan persahabatan dan disambut dengan demonstrasi menentang kedatangan tim kriket Israel. Sayangnya, beberapa peserta demonstrasi ditahan oleh aparat keamanan (Lihat edisi The Straits Times, 5 dan 9 April 1997)

Salah satu bingkai di dalam perusahaan Gary Braut

Tempat tinggal Gary Braut di Kuala Lumpur

Braut mengatakan kondisi kehidupan di Malaysia, katanya;

“More comfortable than Brooklyn, that’s for sure.”

Bagi pembaca yang tertarik mengikuti sejarah komunitas Yahudi di Malaysia, Gary Braut dapat dijumpai disini

P / S: Artikel ini hanya membuktikan adanya komunitas Yahudi yang berada di Malaysia. FAKTA: Komunitas Yahudi sangat nyaman tinggal di negara-negara mayoritas Islam. Sebaliknya, umat Islam justru dalam bahaya di Palestina.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s