
Aljazair adalah salah satu negara di Afrika Utara. Aljazair dijajah oleh Prancis yang membawa budaya dan agamanya di tengah-tengah kaum muslimin yang berbahasa Arab, sehingga gerakan Prancisiasi dan kristenisasi berjalan gencar di sana . Keadaan Aljazair kurang lebih sama dengan keadaan negara-negara kaum muslimin di dunia ini yang dijajah oleh imprealisme barat.
Jum’iyah Al-Ulama Al-Muslimin Al-Jazairiyyin dan perjuangannya : Pada tahun 1931 Syaikh Abdul Hamid Badis bersama para ulama Al-Jazair lainnya mendirikan organisasi Jum’iyah Al-Ulama Al-Muslimin Al-Jazairiyyin dan berjuang untuk membangun dakwah salafiyah di Aljazair. Ide pendirian organisasi ini timbul pada tahun 1913 yang dikemukakan oleh Ibnu Badis dalam pertemuan dengan temannya dari Al Jazair yang bernama Syaikh Muhammad Basyir Al-Ibrahim. Pertemuan ini berlangsung di Madinah. Syaikh Basyir –beliau juga seorang ulama Aljazair- menceritakan bahwa rekannya –Ibnu badis- mengajak berdiskusi dengannya setiap malam setelah shalat Isya’ di masjid Nabawi. Beliau duduk di rumah Basyir sampai waktu berangkat shalat shubuh dan berjama’ah di masjid Nabawi. Demikianlah kegiatan beliau setiap malam selama tiga bulan kunjungan Ibnu Badis di Madinah. Pada saat itu keadaan di Aljazair diliputi berbagai kebodohan terhadap agama, hingga bid’ah, syirik dan berbagai penyimpangan lainnya telah membudaya di sana . Thariqat sufiyah menguasai kehidupan keagamaan di Aljazair. Syaikh Abdul Hamid Badis kemudian mengibarkan bendera dakwah salafiyah dengan menyerang ahlu bid’ah dan para penyeleweng agama dalam majlis-majlis pengajian beliau di Aljazair. Lanjut membaca